Sang Jenderal dalam Dinamika Balap Sepeda

Reporter: Budi Haryono 04 April 2021

MUNASLUB PB ISSI aklamasi mendaulat Jenderal Listyo Sigit Pramono. Ini seolah menjadi klimaks dari dinamika di induk balap sepeda Indonesia. Ketua ISSI Jatim, Dr Ir Wahid Wahyudi sebagai utusan bersama Alex Surtijono punya peran penting dalam Munaslub kali ini. Sebagai pengusung dan pengusul Jenderal Listyo dan kemudian disetujui semua Pengprov. Hadirnya 34 Pengprov ISSI di FX Senayan, bisa menjadi ending dari perseteruan PB ISSI yang sebelumnya sudah ada Munaslub 17 Oktober yang digelar Forum Pengprov ISSI se-Indonesia yang didahului dengan mosi tidak percaya. 4 Maret kemarin, Badan Arbitrase Olahraga Indonesia ( BAORI ) telah memanggil kedua belah pihak, ISSI pimpinan Raja Sapta Oktohari (RSO) maupun ISSI pimpinan Tatang Sulaiman untuk dimediasi. Namun buntu. RSO tetap bersikeras menyebut Munaslub ISSI 2020 yang mengantarkan Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2020-2024 tidak sah. Tawaran rekonsiliasi kubu Tatang gagal. Pramono Anung yang juga Menseskab angkat bicara bahwa Munaslub ISSI versi Forum Pengprov ISSI tersebut banyak kejanggalan. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Penasehat PB.ISSI Pramono menyebut Munaslub ISSI versi Forum Pengprov ISSI tersebut tidak sah. Bahkan dia menyebut Munaslub itu mengada-ada dan terkesan dipaksakan. Dengan terpilihnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga Kapolri menjadi indikator berakhirnya dualisme PB. ISSI. Semua bisa dilihat dari pembukaan Munaslub PB ISSI di FX Senayan, Sabtu, 3 April. Hadir Menpora diwakili Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, Menseskab yang juga Ketua Dewan Penasehat, Pramono Anung, Sekjen KOI, Fery Juniarto, delegasi 34 Pengprov se Indonesia. Kapolri diwakili Asisten Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena), Irjen Pol. Wahyu Hadiningrat. Ketua Umum KONI Pusat sudah hadir pada munaslub di FX Senayan, bisa jadi akan memberikan pengukuhan kepada Jenderal Listyo. Dan bagaimana nasib mediasi di BAORI, akankah berlanjut ke persidangan. Masih menyisakan pekerjaan rumah agar ISSI tak senasib PTMSI. ••••Budi. H