Mudik Lewat Suromadu, Karantika Menanti

Reporter: Budi Haryono 29 April 2021

beritafoto.net - Selain mengerahkan personel untuk menjaga perbatasan terkait kebijakan aglomerasi, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, juga melibatkan tim satgas Covid-19 dari Madura di wilayah jembatan Suramadu, yang menghubungkan antara Kota Surabaya dengan pulau Madura.

Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setya Ningrum menjelaskan, Suramadu merupakan perbatasan terakhir Surabaya di sisi paling timur.

"Ketika ada pemudik atau pengendara, misalkan dari DKI Jakarta yang lolos saat melewati Jawa Barat, Jawa Tengah, dan beberapa perbatasan kabupaten kota, dan hingga akhirnya tiba di Jembatan Suramadu yang merupakan perbatasan terakhir, kita koordinasikan dengan gugus tugas dari Madura," kata Ganis kepada media, Kamis (29/4).

"Karena mereka harus menjalani karantina. Sebab tidak mungkin untuk putar balik dikembalikan ke Jakarta. Jaraknya sudah terlanjur jauh," sambung Ganis.

Diakuinya, pengalaman tahun sebelumnya yang juga dilarang mudik, volume pengendara yang melewati jembatan Suramadu cukup banyak. Apalagi, banyak warga Madura yang pulang pergi untuk bekerja di Surabaya. Termasuk, nekat pulang saat musim mudik tiba.

Oleh sebab itu, masih kata Ganis, penjagaan akan dilakukan cukup ketat pada jadwal peniadaan mudik, tepatnya H-7 hingga H+7 lebaran.

"Kita tanyakan ke pengendara, apakah bekerja atau mudik, sekaligus memeriksa barang barang yang dibawa. Nantinya akan tahu, dia bekerja atau mudik. Termasuk pengecekan jumlah orang di dalam mobil," lanjut Ganis.

Hal hal semacam itu, dilakukan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 sesuai anjuran dari pemerintah.--rm, bi