Mendayung Emas di Teluk Youtefa

Reporter: Budi Haryono 27 September 2021

Hilir mudik atlet Jatim mengayuh dayung di Teluk Youtefa, Jayapura. Bermandi terik matahari, mereka Senin ini bersaing di Pesta Olahraga paling akbar di Indonesia tahun 2021 ini. Untuk nomor kano, persaingan dimulai 27 September dan berakhir 3 Oktober. Dilanjutkan dengan rowing dan TBR. "Kano sebagai pembuka, saya harap bisa meraih hasil bagus, " Kata pelatih Ali Akbar. Ia berharap atletnya bisa konsisten dengan hasil latihan, dan bisa memberikan 3 medali emas. Menurut ia, jika nomor kano sukses, ia yakin rowing (4-8 Oktober) juga bisa menyumbang 3 emas dan TBR (9-13 Oktober) 2 medali emas. Ali bersama John Matulessi terus menyemangati atletnya di pinggir pantai, agar lebih cepat. Tapi ia mengakui, Jabar merupakan rival terkuatnya. Jabar bukan saja peraih 12 medali emas saat jadi tuan rumah PON XIX, tapi mereka merupakan penghuni Pelatnas. "Kami berharap dengan datang lebih awal, bisa adaptasi venues dan cuaca dan Senin nanti atlet bisa pada peak-nya, " kata Ali. Dayung Jatim memang belum moncer di perhelatan PON, di Riau 2012 raih 4 emas dan Jabar 2016 raih 2 emas. Ia yakin di Youtefa akan bisa memberikan delapan medali emas melebihi sebelumnya.