Hadi Mustofa Meninggal Dunia

Reporter: Budi Haryono 17 Juli 2020

beritafoto.net - Kabar duka datang dari industri minyak dan gas (migas). Hadi M. Djuraid, Komisaris Pertagas yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina (Persero) meninggal dunia pada Jumat (17/7/2020) pukul 11.30 WIB. "Inna lillahi wa inna ilaihi roojiuun. Telah wafat Bapak Hadi Mustofa Juraid, Komisaris Pertagas," tulis Manager Communication Relations dan CSR Pertagas Zainal Abidin dalam pesan singkatnya. Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat. "Semoga Almarhum di ampuni semua dosanya dan diterima semua amal ibadahnya," lanjut Zainal Abidin. Hadi M. Djuraid ditetapkan sebagai Komisaris Pertagas berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 7 Maret 2017. Lahir di Surabaya pada 19 Desember 1964. Menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Negeri Malang pada tahun 1990. Sejak Oktober 2016, menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Sebelumnya juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Perhubungan saat dijabat oleh Ignasius Jonan juga. Hadi M Djuraid juga pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas Kantor Berita Antara, Staf Media dan Komunikasi Menteri BUMN dan pernah menjadi wartawan di berbagai media nasional. Warga Jalan Komjen M Jasin dikejutkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pesepeda. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/6) pukul 11.00 WIB. Korban bernama Hadi Mustofa (55) warga Perumahan Griya Tugu Asri Depok. Saat itu korban sedang mengendarai sepeda. Tiba-tiba tak sadarkan diri. Diduga korban mengalami serangan jantung. Oji (30), saksi mata mengatakan korban gowes dari arah UI menuju arah Kelapa Dua Depok. Tiba-tiba korban jatuh di samping warungnya. "Dia langsung jatuh, saya kira kecapean mau istirahat dulu," katanya, Jumat (17/7). Korban ternyata tidak kunjung sadarkan diri. Peristiwa itu pun segera dilaporkan ke polisi. "Saya nggak berani pegang, takut Covid, yang lain juga. Terus saya ke rumah sakit bhayangkara sama telepon polisi," ucapnya. Tak lama tim dokter RS Bhayangkara Brimob bersama inafis Polres Metro Depok dan Unit Reskrim Polsek Cimanggis datang ke lokasi kejadian. Kanit Reskrim Polsek Cimanggis, AKP Harun Rosyid memastikan jika korban mengalami serangan jantung ketika bersepeda.--l6, merdeka, bi