MFC Capai 200 Peserta

Reporter: Budi Haryono 11 September 2017

Malang - beritafoto.net. Malang Flower Carnival (MFC) 2017 digelar pada Ahad, 10 September dengan jumlah peserta mencapai 200 kelompok. Ini mengalami kenaikan lebih dari 70 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Peluang (go international) memang sudah ada. Apalagi sudah memasuki tahun ketujuh. Seperti Jember Fashion Carnival (JFC) yang saat ini sudah terlebih dahulu go international,” kata Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esti Reko Astuti di sela MFC 2017, di Malang, Minggu, 10 September 2017.

Menurut ia untuk mencapai target tersebut memang dibutuhkan proses. Untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi membutuhkan kerja sama dengan pihak asing. Hal ini terjadi pula pada JFC yang saat ini levelnya sudah naik.

"Memang JFC butuh 16 tahun untuk diakui dunia. Tapi prosesnya sudah terlihat sejak awal. Harapan kami Malang Flower Carnival bisa go international sebelum tahun ke-10 pelaksanaannya,” ujarnya.

Dibandingkan daerah lain, seperti Jember dan Tomohon di Sulawesi Utara, Malang memang lebih unggul terutama dari segi akses. Dengan demikian wisatawan baik dari mancanegara maupun domestik lebih mudah menjangkaunya.

Hanya saja, untuk masuk level lebih tinggi diperlukan daya tarik yang berbeda dibanding daerah lain. Malang sudah dikenal dengan bunganya. Bunga tersebut harus dimaksimalkan seperti yang dilakukan saat ini. Namun bunga yang digunakan bukan bunga hidup melainkan bunga dari bahan daur ulang.

Selain memiliki daya tarik, kata Esti, penyelenggara atau promotor juga harus banyak menjalin kerja sama dengan penyelenggara karnaval negara lain. Itu yang sudah dilakukan banyak kota di Indonesia, termasuk Tomohon dan Jember.

“Kerja sama antar-penyelenggara karnaval sangat penting. Selain itu juga perlu menjalin kerja sama dengan kedutaan besar negara-negara sahabat yang ada di Indonesia,” ucapnya. --bi, tp