Menkeu: 70 Persen APBD untuk Belanja Pegawai

Reporter: Budi Haryono 02 Desember 2017

Jakarta - beritafoto.net. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) yang tidak maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia menemukan fakta bahwa APBD sebagian besar dihabiskan untuk biaya belanja pegawai. Dia menyebutkan pada tahun 2016 sebesar 70,9% pada dari total APBD di provinsi adalah untuk belanja pegawai dan meningkat tiap tahunnya.

"Di kabupaten kota hampir separuh APBD untuk gaji, ini enggak ada ruang berbagi untuk kegiatan di daerah. Mayoritas APBD dibelanjakan hanya pegawai bahkan pegawai belum tentu laksanakan tugas layani masyarakat, sebenarnya kalau layani masyarakat dengan baik itu masih kasih benefit untuk masyarakat," kata Sri Mulyani dalam sambutannya pada acara Workshop Golkar mengenai APBD di Hotel Merlynn, Jakarta, Kamis (1/12).

Menurut ia, belum adanya standar program dan kegiatan daerah yang membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)(APBD) sering kali tak tersalurkan dengan baik. Dia menyatakan terlalu banyaknya program yang dikerjakan pemerintah daerah dengan hasil yang nihil.

Ia menjelaskan, daerah menggunakan dananya untuk mengerjakan program-program yang tidak produktif. Berbeda halnya dengan pusat yang memiliki standar program dan kegiatan sehingga memiliki arahan yang jelas.

"Di satu kabupaten itu bahkan miliki 600 program. Udah uangnya dikit programnya banyak, biasanya abis untuk panitia program sehingga tidak betul-betul. --sd, bi