Masjid Berjalan di Olimpiade 2020

Reporter: Budi Haryono 29 Juli 2018

Beritafoto.net - Perusahaan yang berbasis di Tokyo, Yasu Project baru-baru ini memperkenalkan sebuah desain baru, yakni "Masjid Berjalan".

Nantinya masjid ini akan digunakan untuk perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 bagi fans beragama Islam, agar mempermudah dan membuat nyaman mereka dalam beribadah.

Truk berwarna putih dengan balutan warna biru tersebut diubah menjadi masjid dan telah diperkenalkan pada tanggal 24 Juli 2018 ini di Stadion Toyota, bagian barat Jepan, dilansir dari Rt.com.

CEO Perusahaan Yasu Project, Yasuharu Inoue menjelaskan bahwa masjid berjalan ini merupakan jawaban dari keresahan dari suporter muslim yang akan berkunjung ke Olimpiade 2020.

Mereka takut nantinya tidak akan cukup tempat ibadah bagi mereka saat perhelatan berbagai event olahraga di Jepang, termasuk Olimpiade Tokyo 2020. Sehingga saat perhelatan Olimpiade nantinya akan berjalan ke seluruh tempat penyelanggara.

Masjid berjalan ini memiliki kapasitas yang cukup besar dengan mampu menampung 50 orang jamaah di dalamnya. Masjid ini juga dilengkapi dengan keran di luar dan tempat wudhu.

Masjid ini merupakan modifikasi dari truk seberat 25 ton, yang dapat membuka secara otomatis pada bagian belakang dan samping. Sehingga dapat membesar seluas 48 m persegi dan mencakup 50 orang, dilansir dari Japantoday.com.

Selain untuk mempermudah bagi suporter muslim, Yasuharu Inoe mengatakan bahwa "Masjid berjalan" ini juga merupakan simbol bahwa sangat terbuka bagi fans muslim dari berbagai negara Islam, yang ingin berkunjung ke Jepang. Seperti dari Indonesia, Malaysia, Afrika dan Timur Tengah, serta pengungsi dari Syria juga bisa menggunakan masjid ini sebagai wujud perdamaian dunia".

Ia mengatakan menemukan ide masjid berjalan ini ketika berkunjung ke Qatar empat tahun yang lalu. Selain itu setidaknya terdapat 100 ribu hingga 200 ribu orang muslim yang tinggal di Jepang saat ini.--idt, bi