Marliem Terkenal Setelah Tertera di Dakwaan

Reporter: Budi Haryono 12 Agustus 2017

Jakarta -- beritafoto.net. Salah satu saksi kunci kasus KTP-El, Johanes Marliem, meninggal dunia di Amerika Serikat.

Marliem diduga tewas karena bunuh diri di rumah sewaannya di Beverly Grove, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Kamis (10/8) pagi waktu setempat. Ia tewas dengan menyisakan luka tembak.

Namun siapa sangka, nama Marliem yang sebelumnya tak pernah muncul di Tanah Air, kini mendadak jadi sorotan media massa. Terlebih setelah kabar tewasnya di Amerika.

Nama Johanes Marliem mulai dikenal khalayak saat media massa memberitakan soal adanya keterlibatan Marliem pada kasus korupsi proyek KTP-El yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Terutama saat nama itu tertera dalam surat dakwaan kasus KTP-El.

Marliem, dalam dakwaan, disebut sebagai salah satu pihak yang diperkaya oleh Irman dan Sugiharto sebagai terdakwa yang kini telah divonis hukuman penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, Irene Putri, dalam pembacaan dakwaannya menyatakan Irman dan Sugiharto telah memperkaya 76 orang.

"(Mantan Mendagri) Gamawan Fauzi, mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraini, Ketua Panitia Pengadaan Dradjat Wisno Setyawan dan 6 orang anggotanya, Ketua Tim Teknis Husni Fahmi dan 5 orang anggota," tutur dia dalam pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 9 Maret 2017 lalu.

Nama Johanes Marliem bergabung dengan para politikus yang disebut sebagai pihak yang diperkaya oleh Irman dan Sugiharto. Di antaranya, Anas Urbaningrum, Marzuki Ali, Olly Dondokambey, Melchias Marchus Mekeng, Mirwan Amir, Tamsir Lindrung, Taufik Effendi, Teguh Djuwarno, Chairuman Harahap, Ganjar Pranowo, Arief Wibowo, Mustoko Weni, Rindoko. --rp