Longsor Brebes, 11 Meninggal

Reporter: Budi Haryono 22 Februari 2018

Brebes - beritafoto.net. Longsor terjadi di lereng Gunung Lio, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis pagi tadi sekitar pukul 07.20 WIB.

Tebing longsor setinggi 25 meter meluluhlantakkan jalan provinsi penghubung Banjarharjo-Salem-Majenang (Cilacap). Puluhan petani yang pagi itu sedang bekerja di sawah pun tertimbun longsor.

Longsor Brebes menerjang areal persawahan dan jalan provinsi di lereng Gunung Lio. Dua puluh petani tertimbun material longsor, sedangkan 14 orang selamat.

Kini, belasan korban luka-luka dalam perawatan medis di Puskesmas Bentar dan Puskesmas Salem (Brebes), serta Puskesmas Majenang (Cilacap).

Merujuk data terbaru, ada 11 korban longsor meninggal dunia. "Jadi begini informasi yang saya terima dari Puskesmas Bentar baru saja, 11 korban meninggal dunia," ucap Kapolsek Banjarharjo, AKP Kamal Hasan, kepada Liputan6.com di lokasi kejadian, Kamis (22/2/2018).

Rincinya, sembilan korban meninggal dunia masih berada di Puskesmas Bentar, sedangkan dua korban meninggal lainnya dibawa ke Majenang (Cilacap).

Akan tetapi, saat ini, tim gabungan terkendala dengan cuaca hujan saat mengevakuasi para korban longsor Brebes. "Kondisi medannya terjal dan curam, apalagi sore ini kondisi hujan lebat," katanya.
Saat ini, menurut Kamal, jalan provinsi yang juga jalur alternatif penghubung Banjarharjo-Salem-Majenang terputus total. Kondisi ini menyulitkan akses menuju lokasi longsor.

Tak hanya itu. Alat berat pun belum bisa diturunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi beberapa korban longsor yang diduga masih tertimbun.

"Tebing yang longsor itu kira-kira setinggi 25 meter, kemudian jalan yang ambles tertimbun longsor hingga badan jalan habis sepanjang sekitar satu kilometer," kata dia.

Bahkan, sebagian badan jalan yang ambles itu hingga kedalaman 25 meter. Alhasil, badan jalan pun habis tergerus material longsor.