Kematian Petugas KPPS Disorot Internasional

Reporter: Budi Haryono 09 Mei 2019

Beritafoto.net - Banyaknya jumlah petugas  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat atau setelah bertugas dalam Pemilu 2019 telah mendapat sorotan dunia internasional. Pemilu serentak 2019 yang dinilai berjalan baik, ternyata sebaliknya. Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Komunitas Kesehatan Peduli Bangsa, Elza Syarief, dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5). "Dunia internasional sudah menyoroti kita, seolah-olah kita orang yang sangat simpati sangat segalanya progresif untuk terhadap hal-hal yang asasi manusia, tapi nyatanya kita kayak orang yang tidak peduli," tutur Elza dengan nada prihatin. Dengan ini, Elza menekankan, permintaan autopsi yang disampaikan kumpulan dokter spesialis dalam Komunitas Kesehatan Peduli Bangsa memang harus ditindaklanjuti guna mencari tahu penyebab di balik gugurnya ratusan petugas KPPS. "Dokter ini hatinya tergerak untuk bagaimana mencegah itu, yang masih hidup kita cegah yang sudah lalu kita lihat kenapa penyebabnya, kan gak mungkin semuanya kelelahan. Jadi kita perlu atasi itu karena kalau tidak melihat, menyelidiki hal ini, bagaimana kita mencegahnya itu," paparnya. Catatan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Selasa (7/5) lalu, menyebutan bahwa jumlah anggota KPPS Pemilu 2019 yang meninggal sudah mencapai 456 orang. Jumlah ini akan lebih dari 500 orang jika ditambah dengan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Polri.--rm, bi