Husnun dan Oentung Meninggal Saat Ikuti Surabaya Marathon

Reporter: Budi Haryono 04 Agustus 2019

Beritafoto.net - Dua jenazah korban meninggal saat mengikuti Surabaya Marathon 2019 dipulangkan ke rumah duka, Minggu (4/8/2019) siang. Jenazah Husnun N Djuraid akan dibawa ke rumah duka Jalan Digul No.2, Kelurahan Bunul Rejo, Kecamatan Blimbing, Malang. Sedangkan jenazah Oentung P Setiyono akan dimakamkan di Solo. Setelah proses administrasi jenazah selesai, kedua jenazah dibawa dengan mobil ambulan menuju ke rumah duka masing-masing. Fransisca Budiman Ketua Panitia Surabaya Marathon saat dikonfirmasi awalnya enggan membeberkan atas insiden yang terjadi. Ia meminta para awak media bertanya langsung pada pihak rumah sakit. "Langsung ke humasnya aja ya saya belum bisa kasih komentar," kata Fransisca. Sementara itu, apakah pihak panitia akan memberikan asuransi kepada para korban, Fransisca masih belum mengetahuinya dan sedang mengkoordinasikan hal tersebut. "Saya masih belum tahu. Ini masih saya bantu untuk koordinasi asuransinya," pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, dua orang peserta Surabaya Marathon 2019 kategori 10 KM meninggal dunia sebelum memasuki garis finish, Minggu (4/8/2019) pukul 08.30 WIB. Kedua pelari tersebut adalah Husnun N Djuraid (60) warga Blimbing, Malang dan Oentong P Setiono (55) warga Kelapa Gading, Jakarta. Husnun yang merupakan Komisaris Malang Post ini meninggal usai terjatuh di sekitar Jalan Pemuda. Sedangkan pelari kedua atas nama Oentong ini meninggal dunia usai terjatuh di sekitar Jalan Basuki Rahmat. Kedua korban dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. --ss, bi