Dirut PDAM Dialog dengan Warga Ngemplak

Reporter: Budi Haryono 07 Agustus 2017

Surabaya - Beritafoto.net. Dirut PDAM Ir. Mujiaman Sukirno dan Dirop Ir. Dody Soedarjono langsung turun berdialog dengan warga Ngemplak, Senin (7/8). Sebelumnya warga Ngemplak dan Kendung, mengeluh air yang tak menetes di kawasan itu.


Bertempat di Balai RW 05 Ngemplak, Made, Sambikerep, dua orang direksi yang mendapat SK pengangkatan dari walikota tanggal 16 Juni 2017, melakukan dialog dengan warga. Mujiaman memaparkan kondisi dan upaya yang tengah dilakukan PDAM saat ini, selain menegaskan komitmen pelayanan air bersih kepada seluruh pelanggan tanpa terkecuali.

Khusus terkait dengan permintaan warga agar PDAM segera melakukan normalisasi distribusi air di Ngemplak dan Kendung, Mujiaman berjanji segera mengupayakan agar warga bisa menikmati kiriman air bersih dari PDAM.

Menurut Dirop PDAM Ir. Dody Soedarjono, pihaknya mulai melakukan upaya normalisasi distribusi air di Ngemplak dan Kendung agar masyarakat bisa beraktivitas normal lagi seperti semula.

"Upaya yang kami lakukan adalah dengan memasang pompa cluster tambahan di Made. Dengan pompa ini aliran air melalui jaringan pipa kami bisa normal kembali," kata Dody.

Karena wilayah Ngemplak dan Sememi sendiri lebih tinggi dari wilayah lain, PDAM sebenarnya sudah memiliki satu unit pompa yang juga dipasang di wilayah Made. Dengan begitu nantinya akan ada dua unit pompa yang bisa membantu memberikan tekanan air sehingga aliran air berjalan lancar sampai ke rumah penduduk.

"Pompa kami yang lama memiliki kapasitas 5 liter/detik. Kalau ditambah dengan pompa yang baru maka kapasitasnya akan lebih besar menjadi 10 liter/detik, dengan head pompa 40 meter. Itu merupakan rencana jangka pendek kami yang mendesak untuk segera dilakukan," ujar Dody.

Sementara untuk jangka menengah atau enam bulan ke depan PDAM juga akan melakukan pembangunan reservoar dan pompa yang kapasitasnya lebih besar. Antara 150-200 liter perdetik.

Sebelumnya Senin pagi puluhan warga Kendung mendatangi kantor PDAM Jl. Moestopo karena air PDAM mampet selama seminggu ini. Mereka ingin PDAM segera melakukan perbaikan sehingga aliran air normal kembali. --sk