Din Mundur dari Utusan Khusus Presiden

Reporter: Budi Haryono 22 September 2018

Beritafoto.net - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin memutuskan mundur dari jabatan utusan khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban.

Din memutuskan mundur lantaran ingin bersikap netral jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Saya ingin berada di tengah bersama kekuatan bangsa yang saya kira banyak ya,” kata Din usai menghadiri acara ulang tahun Korp Alumni HMI (KAHMI) ke-52 di Gedung Nusantara, DPR RI, Jumat (21/9/2018) malam.

Surat pengunduran dirinya, ujar Din, telah disampaikan kepada Presiden Jokowi pada Jumat (21/9/2018) langsung ke Istana Kepresidenan.

Menurut Din, dia mundur karena Presiden Jokowi telah resmi menjadi calon presiden di Pilpres 2019. Sedangkan lembaga yang pernah ia pimpin yakni Muhammadiyah, telah memutuskan untuk bersikap netral di Pilpres mendatang.

"Sementara, satu, organisasi yang pernah saya pimpin, Muhammadiyah, sekarang juga masih pemimpin Muhammadiyah tingkat ranting, punya khittah tidak terlibat dalam politik kekuasaan. Maka harus bersifat netral, bukan netral tidak memilih, nanti hak pilih ya kita salurkan pada waktunya nanti," papar Din.--ts, bi